Aktifkan fungsi Hibernate di Linux Slackware

Sering laptop kami tiba-tiba shutdown ketika baterainya habis, kemudian saya mencoba setting XFCE Power Manager, agar melakukan hibernate saat baterai tinggal 7%, dan setelah kami setting tidak berefek apapun, jika baterai tinggal 7% maka slackware langsung shutdown.

Jika ini dibiarkan bisa-bisa harddisk menjadi badsector dan membuang-buang waktu jika harus membuka semua aplikasi yang telah dibuka sebelumnya (sebelum shutdown). Maka analisa kami mengapa terjadi seperti ini? adalah: apakah fungsi hibernate slackware sudah diaktifkan? apakah laptop kami tidak mendukung hibernate ? (sepertinya yang ini tidak mungkin, karena di keyboard laptop ada tulisan zz) atau …. ?.

Xfce Power Manager

Gambar. Xfce Power Manager

Apakah fasilitas hibernate belum diaktifkan atau mungkin belum dikonfigurasi? jika Ya, bagaimana kah cara mengaktifkannya ? maka kami awali dengan “bismillah”, kemudian google, dan mencoba informasi yang telah kami temukan. Informasi-informasi tersebut kami kumpulkan, dan kami tulis langkah-langkah mengaktifkan hibernate di slackware sebagai berikut:

  • Jalankan terminal. Klik StartXfce > Accesories > Terminal
  • Di terminal/Konsole Login sebagai supervisor/root. Gunakan perintah:
$ su
  • Cek apakah Komputer mendukung hibernate, jalankan perintah:
# pm-is-supported --hibernate
  • Untuk mengetahui hasil perintah diatas, jalankan perintah:
# echo $? 

jika hasil sama dengan nol (0) maka OS anda mendukung hibernate dan sebaliknya jika hasil sama dengan satu (1) maka OS anda mendukung hibernate dan lakukan setting OSnya agar mendukung hibernate.

  • Ubah file setting bootloader (GRUB dan lilo).
  • Untuk Bootloader GRUB:
  • Cari tahu partisi swap, jalankan perintah:
# fdisk -l | grep swap 
  • Tambahkan pada file di /boot/grub/menu.lst baris sebagai berikut: (pada kasus kami, /dev/sda1 adalah partisi swap)
kernel /boot/vmlinuz root=/dev/sda5 ro quiet resume=/dev/sda1 
  • Restart komputer atau coba lakukan hibernate pada komputer
  • Selesai sampai disini setting bootloader GRUB, selanjutnya untuk setting OS dengan bootloader Lilo.
  • Untuk Bootloader Lilo (ini yang terjadi pada kasus kami):
  • Cari tahu partisi swap,
# fdisk -l | grep swap 
  • Tambahkan pada file di /etc/lilo.conf baris sebagai berikut: (pada kasus kami, /dev/sda1 adalah partisi swap)
 append = "resume=/dev/sda1"
  • Restart program lilo dengan cara ketikkan perintah diterminal:
# lilo
  • Restart komputer atau coba lakukan hibernate pada komputer
  • Selesai, langkah-langkah mengaktifkan hibernate di Linux Slackware walhamdulillah
  • Sekarang laptop slackware kami sudah bisa hibernate.

One thought on “Aktifkan fungsi Hibernate di Linux Slackware

Silahkan Komentar ... !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s