Jangan ragu lelah pada hal yang “bermanfaat”

Tentunya kata “bermanfaat” pada judul di atas mencakup urusan dunia dan akhirat yang dilandasi atau dibatasi oleh Al Qur’an dan As Sunnah. Mengapa perlu Al Qur’an dan As Sunnah, ya, karena kata-kata ‘bermanfaat’ masih bersifat subyektif. Misalkan para pecandu mengatakan obat-obat candu tersebut bermanfaat baginya agar tidak sakau, mempelajari ilmu maling hal tersebut bermanfaat bagi pencuri, dan contoh-contoh lainnya. Dan disinilah perlunya pembatas dan pengatur, yaitu Al Qur’an dan As Sunnah. Apa-apa yang bermanfaat adalah yang tidak melanggar al Qur’an dan As sunnah serta mendatangkan manfaat bagi dirinya, orang lain, umat Islam khususnya serta umat manusia umumnya dan lingkungan sekitar.

Berikut hadits yang semoga kita semangat mencari rezki yang halal dan melakukan hal-hal yang bermanfaat,

Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal.(HR. Ad-Dailami)

Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam hari itu ia diampuni oleh Allah. (HR. Ahmad)

2 thoughts on “Jangan ragu lelah pada hal yang “bermanfaat”

Silahkan Komentar ... !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s