Kategori: Uncategorized

Tingkatan Tawakal

Ibnu Abi Ad Dunya mengatakan,

“Sampai kepadaku kabar bahwa orang bijak berkata, ‘Tawakal itu ada tiga tingkatan. Yang pertama ialah tidak mengeluh, yang kedua ialah ridho, dan yang ketiga ialah cinta.

Tidak mengeluh itu derajat kesabaran. Ridho adalah tenangnya hati terhadap apa yang ditentukan oleh Allah, dan ini lebih tinggi daripada yang pertama. Cinta artinya dia senang terhadap perlakuan Allah terhadap dirinya.

Yang pertama adalah derajat orang-orang zuhud, yang kedua adalah derajat orang-orang yang shodiqin (jujur), sedangkan yang ketiga adalah derajat para Rasul.'” (Dikutip dari majalah Asy Syariah No. 84/VII/1433 H/2012)

seni pengambilan keputusan – A.S. Laksana

Jika anda masih suka menunda-nunda, sebaiknya anda kuasai seni pengambilan keputusan. Jika anda cakap mengambil keputusan, anda akan menjalani hidup lebih simpel, karena tidak ada apa pun yang anda tunda. Orang-orang yang berhasil biasanya adalah mereka yang cakap dalam pengambilan keputusan. Ia mungkin sudah mengambil seratus keputusan pada satu rentang waktu. Dan pada rentang waktu yang sama, anda masih ruwet untuk ya atau tidak, ya atau tidak, ya atau tidak.

Dan tiba-tiba waktu sudah berjalan bertahun-tahun dan anda tetap dalam posisi semula.

A.S. Laksana

Santai …

Janganlah merasa santai dalam memboroskan waktu karena merasa hidup Anda masih panjang.

Tugas Anda adalah berhasil semuda mungkin.

Orang yang santai saat muda karena berencana untuk bekerja keras saat tua, akan tetap bekerja keras sampai masa tua yang seharusnya sudah damai.

Anda masih muda, segar, kuat, dan berstamina baik sekarang; gunakanlah kemudaan Anda untuk bekerja keras.

Apakah cerdas, orang yang berencana untuk bekerja keras saat tua dan lemah?

Bekerja keras itu harus, jika tidak sekarang, nanti di masa tua yang renta.

Rajinlah, dan berhasillah semuda mungkin.

Mario Teguh